Warga Magelang Panik
Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Muhiman Singo saat dihubungi Rakyat Merdeka Online di lokasi mengatakan awan panas (wedus gembel) terlihat jelas dari arah pengungsian. Kendati berjarak sekira 12 kilometer dari puncak, tak urung warga tetap panik.
"Pengungsi sempat berlarian ke segala arah saat terjadi eruspi yang mengeluarkan awan panas. Dari arah Dukun terlihat jelas awan hitam membumbung tinggi," katanya sesaat lalu.
Di pusat pengungsian Dukun, setidaknya terdapat 16 ribu warga yang mengungsi dari lereng Merapi.
Warga khawatir terjadi hujan material letusan, seperti kerikil pasir dan abu vulkanik. Namun, Muhiman mengatakan tidak terjadi hujan material seperti yang terjadi Sabtu malam.
"Warga dan pengungsi khawatir terjadi hujan material. Soalnya Sabtu lalu di wilayah ini juga terkena hujan kerikil, pasir dan debu vulkanik," katanya. [wid]
Baca juga:

0 komentar to MERAPI MELETUS LAGI Warga Magelang Panik